Tulisan ini sebenernya hanya sesuatu yang tiba-tiba muncul di benakku akhir2 ini. Masalah rasanya tambah banyak dan semakin runyam. Lama kuberkontemplasi akhirnya muncul konsep ini dibenakku
Homo homuni problemo
Baru kusadari sebenarnya manusia adalah makhluk masalah. Masalah Problem Tantangan apapun itu adalah makanan kita. Makanan kita untuk menjadi dewasa, makanan untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Mereka yang sukses adalah mereka yang doyan melahap masalah, menyelesaikannya, dan melangkah ke permasalahan yang lebih besar. Mereka yang tertinggal adalah mereka yang selalu lari dari masalah, nyaman, tapi sebenarnya tidak aman. Cepat atau lambat, mereka akan tertinggal, tertinggal dalam kenyamanan semu. Hingga akhirnya mereka menyadari mereka bukanlah golongan orang-orang yang berada di zona aman.
Betapa hausnya diri kita akan kata kenyamanan sehingga banyak yang harus dikorbankan untuk hal itu. Masalah yang sering kali membuat kita tidak nyaman, juga membuat kita sering kali melarikan diri darinya. But was it good? Hell yeah, g satupun dari kita yang setuju akan hal itu.
Konsep tentang kepemilikan menghantui pikiranku beberapa hari ini. Dimulai dari cerita hilangnya (sekali lagi) hape dan kali ini plus laptop selama expo wirausaha muda mandiri kemaren. Tiba tiba saya ingin sejenak berkontemplasi tentang kepemilikan.
Sempat terlintas di benak saya bahwa yang disebut dengan kepemilikan adalah segala sesuatu yang sudah menjadi milik kita secara sah. Apakah itu baju, mobil, kulkas, rumah, ato sekedar permen yang ada di tangan kita. Tapi coba kita pikir lebih dalam lagi, setelah kita membelinya, benarkah barang-barang itu sebenarnya milik kita, ato kita hanya menjadi tempat singgah barang-barang tersebut sebelum berpindah ke pemilik lain??
Disitulah hinggap pemikiran tentang possesif di benak saya. Benarkah manusia boleh merasa possesif terhadap suatu hal?? Kalau emang iya, ada ya hal yang benar-benar bisa jadi milik kita??
Jawaban dari pertanyaan diatas para pembaca pasti sudah tahu
I want to live my life to the absolute fullest To open my eyes to be all I can be To travel roads not taken, to meet faces unknown To feel the wind, to touch the stars I promise to discover myself To stand tall with greatness To chase down and catch every dream LIFE IS AN ADVENTURE
Wirausaha muda mandiri adalah sebuah program pencarian bibit wirausahawan muda Indonesia yang tangguh dan mandiri. Di situs web resminya disebutkan seperti ini
Program Wirausaha Mandiri merupakan salah satu kontribusi Bank Mandiri bagi pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia, yang diwujudkan secara berkesinambungan dan fokus pada generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa. Pelaksanaan program ini dilatarbelakangi dari keprihatinan Bank Mandiri terhadap besarnya jumlah pengangguran di Indonesia, terutama dari kalangan generasi muda. Jumlah pengangguran terbuka di Indonesia pada 2007 mencapai 10,5 juta jiwa, lalu menurun menjadi 9,4 juta jiwa (2008) dan 9,2 juta jiwa (2009).
Proses seleksi memakan waktu yang cukup lama. Dimulai dari proses pendaftaran, visitasi usaha, penyisihan di tingkat kota/kabupaten, penyisihan tingkat provinsi, dan terakhir adalah penyisihan di tingkat nasional. Pada event ini saya mendaftarkan diri di kategori bisnis kreatif mahasiswa, dengan mengusung brand Dojo Hotspot Center. Total kategori yang diperlombakan sendiri sebenarnya ada 6, terdiri dari Kategori Bisnis Kreatif , Industri Jasa, dan Boga, masing-masing untuk perwakilan mahasiswa dan alumni.